Faktor yang berhubungan dengan systematic inflammatory response syndrome pada pasien yang dirawat di ICU
Main Article Content
Tujuan: Pengenalan terhadap faktor-faktor yang mungkin berpengaruh terhadap terjadinya SIRS pada
pasien yang dirawat di ICU dengan cepat dan penatalaksanaan dini yang sesuai pada pasien yang
berisiko atau pasien yang berada dalam kondisi kritis dapat membantu mencegah perburukan lebih
lanjut dan memaksimalkan kesempatan untuk sembuh.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa
saja faktor yang berhubungan dengan systemic inflammatory response syndrome pada pasien yang
dirawat di ruang ICU.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Sampel
yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data rekam medis pasien yang dirawat di ICU periode
tahun 2016 pada RSUP Dr. Mohammad Hoesin dan RS Bhayangkara Palembang, berjumlah 31
sampel.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan secara statistik bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
usia (p value = 0,011), jenis kelamin (p value = 0,009), kasus bedah (p value = 0,029), kasus trauma (p
value = 0,033), dan terapi ventilator mekanik (p value = 0,029) dengan kejadian SIRS. Sedangkan
faktor skor GCS dan kadar glukosa darah tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian
SIRS pada pasien yang dirawat di ICU.
Simpulan: Pengkajian terhadap usia, jenis kelamin, kasus bedah dan trauma, serta pemantauan
terhadap terapi ventilator mekanik sangat perlu dilakukan agar dapat mengidentifikasi pasien yang
berisiko mengalami SIRS